Bagaimanakah seharusnya kita mendidik dan mengajar? 1

Mengajar bukanlah pekerjaan mudah. Seorang guru harus membekali dirinya dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin agar pembelajaran bisa berjalan optimal. By: Ayah Ave/Anang Nurkholis

Bagaimanakah seharusnya kita mendidik dan mengajar? 2

Mengajar bukanlah pekerjaan mudah. Seorang guru harus membekali dirinya dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin agar pembelajaran bisa berjalan optimal. By: Ayah Ave/Anang Nurkholis

Bagaimanakah seharusnya kita mendidik dan mengajar? 3

Mengajar bukanlah pekerjaan mudah. Seorang guru harus membekali dirinya dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin agar pembelajaran bisa berjalan optimal. By: Ayah Ave/Anang Nurkholis

Bagaimanakah seharusnya kita mendidik dan mengajar? 4

Mengajar bukanlah pekerjaan mudah. Seorang guru harus membekali dirinya dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin agar pembelajaran bisa berjalan optimal. By: Ayah Ave/Anang Nurkholis

Bagaimanakah seharusnya kita mendidik dan mengajar? 5

Mengajar bukanlah pekerjaan mudah. Seorang guru harus membekali dirinya dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin agar pembelajaran bisa berjalan optimal. By: Ayah Ave/Anang Nurkholis

Showing posts with label ALJIFS. Show all posts
Showing posts with label ALJIFS. Show all posts

Thursday, November 24, 2011

Soal Latihan


A.   Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang benar !

  1. Dalam melaksanakan sholat, membaca surat Al-Fatihah hukumnya....
a. makruh                   
b. sunnah
c. mubah        
d. wajib

  1. Di bawah ini yang bukan termasuk rukun shalat ...
a. membaca doa iftitah                                      
b. membaca tasyahud
c. membaca surat Al-Fatihah                                    
d. takbiratul ihram                              

  1. Dalam menjalankan shalat tidak boleh meninggalkan salah satu...sholat
a. sunnah                                                                    
b. rukun
c. hal yang membatalkan                                             
d. wajib

  1. Rukun sholat harus dikerjakan dengan berurutan. Rukun shalat ada .. .macam
a. sepuluh                                                                   
b. sebelas
c. dua belas                                                                
d. tiga belas

  1. Di bawah ini yang termasuk syarat sah shalat adalah....
a.  diharuskan adzan dan qomat dahulu
b.  disunnahkan untuk pakai peci ketika sholat
c.  membaca amin setelah surat al-fatihah
d.  suci dari hadas dan najis


B.   Isilah titik-titik di bawah ini dengan tepat dan benar!

  1. Rukun sholat ada 13, sebutkan 5 saja secara berurutan! .................................................................
  2. Sunnah dalam sholat dibagi menjadi … bagian , yaitu sunnah …………… dan sunnah ………..
  3. Suci badan, pakaian dari hadas, menutup aurat, dikerjakan pada waktunya dan menghadap kiblat, merupakan ................................................................................................................ sholat.
  4. Bila salah satu rukun sholat tidak dikerjakan, maka  ......................................................................
  5. Sebutkan hal-hal yang membatalkan shalat! ...................................................................................
Read More..

Hal-Hal yang Membatalkan Shalat

  1. Batal wudhu
  2. Aurat terbuka
  3. Terkena najis
  4. Meninggalkan salah satu rukun shalat
  5. Berbicara dengan sengaja dan tertawa terbahak-bahak.
  6. Banyak bergerak
  7. Makan dan minum
Read More..

Syarat Sah Shalat




Agar shalat kita sah, maka harus terpenuhi syarat-syarat berikut ini:
  1. Menutup aurat (bagi lelaki yaitu antara pusat dengan lutut. Aurat wanita, seluruh badan, kecuali muka dan telapak tangan. Menutup aurat boleh dengan apa saja asal suci, tidak tembus pandang seperti plastik bening atau benda semacam lainnya).
  2. Menghadap ke arah kiblat (yaitu Ka'bah di Makkah. Bila tidak memungkinkan, misalnya di atas kereta api, kapalterbang atau tak diketahui sama sekali, maka hadapkanlah wajah kita ke mana saja yang kita merasa condong bahawa itu adalah kiblat).
  3. Mengetahui dengan yakin waktu shalat yang hendak dikerjakan.
  4. Suci dari najis.(suci, badan, pakaian, dan tempat)
  5. Suci dari hadas besar dan hadas kecil.
Read More..

Wednesday, November 23, 2011

Praktek Shalat


 TATA CARA
DAN BACAAN SHALAT

1.        Niat dan Berdiri tegak menghadap kiblat
        Berniat untuk melakukan shalat yang ia maksudkan di dalam hati, tidak dianjurkauntuk diucapkan (talaffudz)
        Nabi Muhammad SAW Bersabda :
انما الاعمل بالنيا ت
        " Sesungguhnya amalan itu tergantung dengan niat ( HR. Bkhari dan Muslim)
        Jika kita mampu maka shalat wajib dilakukan sambil berdiri, berdasarkan firman Allah SWT :
        ",...Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk."Al Baqarah : 238)
                                                          
Keterangan :
·       Kiblat yaitu Ka'bah yang ada di Makkah
Rasulullah SAW Bersabda :
Apabila kamu telah berdiri hendak menunaikan shalat, maka sempurnakanlah wudhumu, kemudian menghadap kiblatlah" (HR. Bukhari dan Ibnu Majah)
·       Shalat wajib harus dilakukan sambil berdiri kecuali bagi orang yang berhalangan
·       Ketika berdiri kaki tidak terlalu rapat atau terlalu renggang
·       Jika tidak mampu berdiri karena sakit misalya, maka kita boleh shalat sambil duduk dan berbaring. caranya seperti melakukan tahiyat awal. sedangkan cara shalat sambil berbaring adalah dengan bertumpu  (miring) pada sisi badan sebelah kanan dengan wajah menghadap ke arah kiblat. Rasulullah SAW Bersabda :
" Shalatlah dengan berdiri. jika engkau tidak mampu, maka hendaklah dnegan duduk. dan jika engkau tidak mampu pula, maka hendaklah dengan berbaring" (HR. Bukhari)
·       Mengarahkan pandangan ke tempat sujud
·       Disunnahkan membuat Sutrah (batasan), kalau berjama'ah cukup dengan orang di depannya, jika sendiri tetap wajib walau hanya dengan garis

2.        Kemudian melakukan Takbiratul Ihram, yaitu membaca Allahu Akbar sambil mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua bahu atau kedua telinga
                                                              
·       Mengangkat tangan ketika takbir boleh sejajar dengan bahu atau sejajar dengan telinga
·       Ada empat takbir dalam shalat yang harus disertai dengan mengangkat tangan yaitu:
a. takbiratul ihram
b. Hendak ruku
c. tegak dari ruku
d. Berdiri dari tasyadud awwal

3. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada atau di bawahnya, tetapi di  atas pusar.

Telapak tangan kanan boleh menggenggam atau boleh diletakkan saja di atas telapak tangan kiri. Kemudian membaca do'a Iftitah Kemudian Membaca Ta'awwudz, Basmalah, dan surat  Al-Fatihah dan apabila telah selesai membaca aamiin Kemudian membaca salah satu surat atau apa yang mudah di antara ayat-ayat Al-Qur'an
Adapun doa iftitah adalah sebagai berikut :
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَّأَصِيْلاً, إِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُّسْلِمًا وَّمَاأَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ، إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ  ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Atau membaca : 
اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيِْنيْ وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا باَعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ،
 اَللَّهُمَّ نَقِّنِيْ مِنْ الْخَطَاياََ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنِ الدَّنَسِ،
 اَللَّهُمَ اغْسِلْنِيْ مِنْ خَطَاياَيَ باِلمْاَءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.

4. Kemudian mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau telinga lalu ruku'
Ruku’ sambil mengucapkan Allahu Akbar Kemudian memegang dua lutut dengan kedua tapak tangan dengan meratakan tulang punggung. Pandangan mengarah ke tempat sujud. Kemudian membaca do'a ruku
                                                              
·       Ketika ruku, tidak diperbolehkan mengangkat kepala juga tidak boleh terlalu menundukkannya, dan jari-jari tangan hendaknya dalam keadaan terbuka
·     Do'a ruku di antaranya:
 
سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلعَظِيْمِ (3x)  

atau 

 سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ

5. Kemudian bangkit dari ruku'
Sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau telinga sambil membaca "sami'allahu liman hamidah" Berdiri tegak dalam keadaan i'tidal, kemudian membaca do'a . Tangan boleh diletakkan lurus disamping atau boleh bersedekap                  




                            
·     Di antara Do'a I'tidal adalah:


رَبَّنَا وَلَكَ الحَمْدُ
  
atau membaca doa :

رَبَّناَ لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءُ اْلأَرْضِ وَمِلْءُ مَاشِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Read More..

Sunnah Shalat

Sunnah shalat merupakan hal-hal yang dianjurkan untuk dikerjakan ketika shalat. Apabila ditinggalkan, tidak membatalkan shalat alias tetap sah. Sunnah shalat terbagi menjadi 2 macam, yaitu: sunnah fi’liyah dan sunnah qauliyah.
Sunnah Fi’liyah
Sunnah fi’liyah adalah sunnah shalat yang berhubungan dengan perbuatan, yaitu:
  • Mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ihram. Telapak tangan menghadap kiblat hingga tinggi ujung jari sejajar dengan daun telinga bagian atas, atau sejajar dengan daun telinga bawah atau sejajar dengan bahu.
  • Mengangkat kedua tangan ketika akan ruku’, bangun dari ruku’ dan berdiri dari duduk tasyahud awal dengan cara takbir seperti pada takbiratul Ihram.
  • Bersedekap
  • Duduk iftirasy (bersimpuh) pada semua duduk dalam shalat kecuali tasyahud akhir.
  • Duduk tawarruk ketika tasyahud akhir
  • Duduk istirahat (sebentar) sesudah sujud kedua sebelum berdiri.
  • Bertumpu pada permukaan tempat shalat ketika hendak berdiri atau duduk.
  • Melihat ke arah tempat sujud
  • Meletakkan dua telapak tangan di atas lutut ketika ruku’.
    Sunnah Qauliyah
    Sunnah qauliyah adalah sunnah shalat yang berkaitan dengan ucapan, yaitu:
    • Membaca doa iftitah sesudah takbiratul ihram.
    اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَّأَصِيْلاً, إِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُّسْلِمًا وَّمَاأَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ, إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ  ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
    Atau
    اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيِْنيْ وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا باَعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ،
     اَللَّهُمَّ نَقِّنِيْ مِنْ الْخَطَاياََ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنِ الدَّنَسِ،
     اَللَّهُمَ اغْسِلْنِيْ مِنْ خَطَاياَيَ باِلمْاَءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.

    • Membaca ta’awudz sebelum membaca al-Fatihah

    أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

    • Membaca “amin” ketika selesai membaca al-Fatihah.
    • Membaca salah satu surat atau sebagian ayat al-Qur’an setelah membaca al-Fatihah.
    • Mendengarkan bacaan imam dalam shalat berjamaah
    • Mengeraskan bacaan pada shalat subuh, dan pada dua rakaat pertama shalat maghrib dan isya.
    • Membaca takbir tiap pindah gerakan
    اَللهُ أَكْبَرُ
    • Membaca doa ketika ruku’

    سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلعَظِيْمِ (3x)
    atau
    سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ

    • Ketika bangun dari ruku’ mengucapkan:

    سَـمِعِ الله ُلِـمَنْ حَمِدَهُ
    • Membaca doa pada saat i’tidal

    رَبَّنَا وَلَكَ الحَمْدُ
    Atau
    رَبَّناَ لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءُ اْلأَرْضِ وَمِلْءُ مَاشِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
    • Membaca doa ketika sujud

    سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى 3x
    Atau
    سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ
    • Membaca doa ketika duduk di antara dua sujud

    رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
    Atau membaca doa:
    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ  وَاجْبُرْنِيْ  وَاهْدِنِيْ  وَعَافِنِي وَارْزُقْنِيْ
    • Membaca tasyahud awal
    اَلتَّحِيَّاتُ الْمبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيبِّاَتُ ِللهِ, اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ ُمَحَمَّدٍ
    Read More..

    Tuesday, November 22, 2011

    Rukun Shalat


    Rukun Shalat adalah hal-hal yang harus dilakukan ketika shalat. Apabila tidak dikerjakan, maka shalatnya tidak sah.

    Rukun shalat ada 13 yaitu:
    1. Niat melakukan shalat.
    2. Berdiri bagi orang yang mampu.
    3. Takbiratul Ihram, yaitu membaca takbir sambil mengangkat kedua tangan.
    4. Membaca surat al-Fatihah.
    5. Ruku' dengan tuma'ninah.
    6. I'tidal dengan tuma'ninah.
    7. Sujud dua kali dengan tuma'ninah.
    8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah.
    9. Duduk tasyahud akhir.
    10. Membaca tasahud akhir
    11. Membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW.
    12. Mengucapkan salam.
    13. Tertib.
     Latihan 
    1. Apa yang kamu ketahui tentang rukun shalat? Jelaskandan sebutkan!
    2. Apa yang dimaksud dengan tertib?
    3. Bagaimana pendapatmu jika ada seseorang melakukan shalat dengan duduk?
    Read More..

    Tugas Liburan


    Bagi siswa/i ALJIFS kelas IV yang selama liburan kemarin belum mengumpulkan tugas karena lupa atau pun tidak tahu, berikut ini Pak Anang posting tugas Pelajaran Agama Islam pekan liburan kemarin.
    • Saksikanlah pertandingan olahraga yang diperlombakan pada Sea Games 2011di Jakarta secara langsung atau pun melalui layar televisi. 
    1. Apa doa yang kalian panjatkan saat menyaksikan pertandingan tersebut?
    2. Perilaku terpuji apa saja  yang bisa kita teladani setelah menyaksikan pertandingan tersebut?
    3. Perilaku tercela apa saja  yang harus kita jauhi setelah menyaksikan pertandingan tersebut?
    - Tugas ditulis pada kertas HVS ukuran A4
    - Batas terakhir tugas dikumpulkan pada hari Jumat tanggal  25 November 2011
    Read More..